Jenis-jenis Sistem
Operasi pada PC yang ada saat ini adalah:
a)
Sistem Operasi MS-DOS
Sistem operasi MS-DOS dikembangkan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tahun
1981. Meskipun dirasa kurang populer, Anda masih dapat menemukan MS-DOS dalam
sistem operasi Microsoft Windows. Jika Anda menggunakan sistem operasi
Microsoft Windows XP, MSDOS yang digunakan berupa versi 5.1.2600. MS-DOS
bersifat single tasking.
b)
Sistem Operasi Microsoft Windows
Dapat dikatakan bahwa sistem operasi Microsoft Windows mendominasi dunia
komputer. Penggunaan ikon atau gambar sebagai antarmuka (interface) membuat
sistem operasi ini begitu mudah digunakan. Sistem operasi ini bersifat
multitasking dan multiuser. Tidak heran, sistem operasi Microsoft Windows
sangat digemari. Bahkan, hingga saat ini telah lahir berbagai versi sistem
operasi Microsoft Windows.
Generasi pertama sistem operasi Microsoft Windows yaitu Microsoft Windows 3.0
yang dirilis tahun 1990. Selanjutnya Microsoft merilis Microsoft Windows 3.1
(tahun 1992), Microsoft Windows NT (tahun 1993), Microsoft Windows 95,
Microsoft Windows 98, Microsoft Windows 2000, Microsoft WindowsXP, serta
Microsoft Windows Vista. Microsoft Windows 98 dirilis tahun 1998 sedangkan Microsoft
Windows 2000 dirilis tahun 2000. Microsoft Windows XP dirilis tahun 2001 dan
Microsoft Windows Vista dirilis tahun 2007.
c)
Sistem
Operasi Mac OS
Mac OS kependekan dari Macintosh Operating System. Sistem operasi berbasis GUI
ini dirilis oleh perusahaan Apple Computer pada tahun 1984. Saat itu, teknologi
Mac OS dianggap paling maju. Sayang, kehebatan ini tidak dapat dipertahankan.
Tahun-tahun berikutnya Mac OS kalah bersaing dengan Microsoft Windows. Hingga
saat ini Mac OS masih disempurnakan agar dapat bersaing dengan Microsoft
Windows.
d)
Sistem
Operasi UNIX
Sistem operasi UNIX dikembangkan oleh perusahaan AT&T Bell Laboratories.
UNIX digunakan untuk menjalankan jaringan komputer. Awalnya UNIX merupakan
sistem operasi jenis Command line interface. Keadaan ini menyulitkan bagi
pengguna (user) baru. Untuk memudahkan penggunaan, sekarang UNIX juga
disediakan dalam versi Graphical User Interface.
e)
Sistem Operasi LINUX
LINUX merupakan pengembangan dari UNIX. Sistem operasi ini awalnya dibuat oleh
Linus Torvalds, seorang mahasiswa di Finlandia. LINUX yang dibuat pada tahun
1991 kemudian dikembangkan oleh programmer-programmer di dunia.
2.
Sistem Operasi MOBILE
Jenis-jenis Sistem Operasi pada MOBILE yang ada saat ini adalah:
a)
Symbian
Sistem operasi yang populer di
kalangan para pengguna handphone. Kebanyakan handphone nokia menggunakan
symbian sebagai sistem operasi. Versinya antara lain S40, S60, S9.
b)
Microsoft Windows Mobile
Sistem operasi yang dikeluarkan oleh microsoft untuk smartphone dan PDA.
Tampilannya hampir sama dengan Windows pada komputer.
c)
Palm OS
Sistem operasi yang digunakan pada PDA keluaran PALM.
d)
Android
Sistem operasi untuk handphone yang akan diluncurkan Google. Android
berbasis Linux sehingga termasuk open source.
3.
Struktur dasar sistem operasi
A. Sistem monolitik
(monolithic system)
Sistem
operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur dapat saling
dipanggil
oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan. Kernel berisi semua
layanan
yang disediakan sistem operasi untuk pemakai. Sistem operasi ditulis
sebagai
sekumpulan prosedur (a collection of procedures), yang dapat dipanggil
setiap
saat oleh pemakai saat dibutuhkan.
Kelemahan :
·
Pengujian dan penghilangan kesalahan
sulit karena tidak dapat dipisahkan
dan
dilokalisasi.
·
Sulit dalam menyediakan fasilitas
pengamanan.
·
Merupakan pemborosan bila setiap
komputer harus menjalankan kernel
monolitik sangat besar sementara sebenarnya
tidak memerlukan seluruh
layanan
yang disediakan kernel.
·
Tidak fleksibel.
·
Kesalahan pemograman satu bagian dari
kernel menyebabkan matinya
seluruh
sistem.
Keunggulan :
·
Layanan dapat dilakukan sangat cepat
karena terdapat di satu ruang alamat.
Evolusi :
Kebanyakan
UNIX sampai saat ini berstruktur monolitik. Meskipun monolitik,
yaitu
seluruh komponen/subsistem sistem operasi terdapat di satu ruang alamat
tetapi
secara rancangan adalah berlapis. Rancangan adalah berlapis yaitu secara
logik satu
komponen/subsistem merupakan lapisan lebih bawah dibanding
lainnya
dan menyediakan layanan-layanan untuk lapisan-lapisan lebih atas.
Komponen-komponen
tersebut kemudia dikompilasi dan dikaitkan (di-link)
menjadi
satu ruang alamat. Untuk mempermudah dalam pengembangan terutama pengujian dan
fleksibilitas, kebanyakan UNIX saat ini menggunakan konsep kernel loadable
modules,yaitu:
·
Bagian-bagian kernel terpenting berada
di memori utama secara tetap.
·
Bagian-bagian esensi lain berupa modul
yang dapat ditambahkan ke kernel
saat
diperlukan dan dicabut begitu tidak digunakan lagi di waktu jalan (run
time).
B.
Sistem lapis (layered system)
Sistem
operasi dibentuk secara hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana lapisan-lapisan
bawa
memberi layanan lapisan lebih atas.Struktur berlapis dimaksudkan untuk
mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan
mempunyai fungsional dan antarmuka masukan-keluaran antara dua lapisan
bersebelahan yang terdefinisi bagus.
Lapis-lapis
dalam sistem operasi ada 6 lapis, yaitu :
Ø Lapis
5 - The operator
Berfungsi
untuk pemakai operator.
Ø Lapis
4 - User programs
Berfungsi
untuk aplikasi program pemakai.
Ø Lapis
3 - I/O management
Berfungsi
untuk menyederhanakan akses I/O pada level atas.
Ø Lapis
2 -Operator-operatot communication
Berfungsi
untuk mengatur komunikasi antar proses.
Ø Lapis
1 -Memory and drum management
Berfungsi
untuk mengatur alokasi ruang memori atau drum magnetic.
Ø Lapis
0 -Processor allocation and multiprogramming
Berfungsi
untuk mengatur alokasi pemroses dan switching,multiprogramming
dan pengaturan prosessor.
Lapisan
n memberi layanan untuk lapisan n+1. Proses-proses di lapisan n dapat
meminta
layanan lapisan n-1 untuk membangunan layanan bagi lapisan n+1. Lapisan n dapat
meminta layanan lapisan n-1. Kebalikan tidak dapat, lapisan n tidak dapat
meminta layanan n+1. Masing-masing berjalan di ruang alamat-nya sendiri. Kelanjutan
sistem berlapis adalah sistem berstruktur cincin seperti sistem MULTICS. Sistem
MULTICS terdiri 64 lapisan cincin dimana satu lapisan berkewenangan berbeda.
Lapisan n-1 mempunyai kewenangan lebih dibanding lapisan n. Untuk meminta
layanan lapisan n-1, lapisan n melakukan trap.
Kemudian,
lapisan n-1 mengambil kendali sepenuhnya untuk melayani lapisan n.
Keunggulan :
·
Memiliki semua keunggulan rancangan
modular, yaitu sistem dibagi menjadi
beberapa
modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan
dapat
dirancang, dikode dan diuji secara independen.
·
Pendekatan berlapis menyederhanakan
rancangan, spesifikasi dan
implementasi
sistem operasi.
Kelemahan :
·
Fungsi-fungsi sistem operasi harus
diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
C. Virtual machines (mesin
maya)
·
Multiprogramming
·
Time sharing systems
Awalnya
struktur ini membuat seolah-olah pemakai mempunyai seluruh komputer
dengan
simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin
nyata. Mesin hasil simulasi digunakan pemakai, mesin maya merupakan tiruan
seratus persen atas mesin nyata.Semua pemakai diberi iluasi mempunyai satu
mesain yang sama-sama canggih. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas tinggi
sampai memungkinkan sistem operasi-sistem operasi berbeda dapat dijalankan
dimesin-mesin maya berbeda. Implementasi yang efisien merupakan masalah sulit
karena sistem menjadi besar dan kompleks. Teknik ini mulanya digunakan pada IBM
S/370. VM/370 menyediakan mesin maya untuk tiap pemakai. Bila pemakai log
(masuk) sistem, VM/370 menciptakan satu mesin maya baru untuk pemakai itu. Teknik
ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat
menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain.
·
Sistem operasi MS-Windows NT dapat
menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi Win16. Aplikasi
tersebut dijalankan sebagai masukan bagi subsistem di MS-Windows NT yang
mengemulasikan system calls yang dipanggil aplikasi dengan Win32 API (system
calls di MSWindows NT).
·
IBM mengembangkan WABI yang
mengemulasikan Win32 API sehingga diharapkan sistem operasi yang menjalankan
WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows.
·
Para sukarelawan pengembang Linux
telah membuat DOSEMU agar aplikasi-aplikasi untuk MS-DOS dapat dijalankan di
Linux, WINE agar aplikasi untuk MS-Windows dapat dijalankan di Linux, iBCS agar
aplikasiaplikasi untuk SCO-UNIX dapat dijalankan di Linux, dan sebagainya.
D. Client-server model
Sistem
operasi merupakan kumpulan proses dengan proses-proses dikategorikan sebagai
server dan client, yaitu :
·
Server, adalah proses yang menyediakan
layanan.
·
Client, adalah proses yang
memerlukan/meminta layanan Proses client yang memerlukan layanan mengirim pesan
ke server dan menanti pesan jawaban. Proses server setelah melakukan tugas yang
diminta, mengirim hasil dalam bentuk pesan jawaban ke proses client. Server
hanya menanggapi permintaan client dan tidak memulai dengan percakapan client.
Kode dapat diangkat ke level tinggi, sehingga kernel dibuat sekecil mungkin dan
semua tugas diangkat ke bagian proses pemakai. Kernel hanya mengatur komunikasi
antara client dan server. Kernel yang ini popular dengan sebutan mikrokernel.
·
Permintaan pelayanan, seperti membaca
sebuah blok file, sebuah user process (disebut client process) mengirimkan
permintaan kepada sebuah server process, yang kemudian bekerja dan memberikan
jawaban balik.
Keuntungan :
Ø kemampuan
diaptasi untuk digunakan dalam distributed system.
Masalah :
Ø Tidak
semua tugas dapat dijalankan di tingkat pemakai (sebagai proses pemakai).
Kesulitan ini diatasi dengan :
Ø Proses
server kritis tetap di kernel, yaitu proses yang biasanya berhubungan dengan
perangkat keras.
Ø Mekanisme
ke kernel seminimal mungkin,sehingga pengaksesan ruang pemakai dapat dilakukan
dengna cepat. Untuk sistem-sistem besar dengan banyak server dikehendaki supaya
client transparan dalam meminta layanan sehingga tidak menyulitkan pemogram.
Keunggulan :
Ø Pengembangan
dapat dilakukan secara modular.
Ø Kesalahan
(bugs) di satu subsistem (diimplementasikan sebagai satu proses) tidak merusak
subsistem-subsistem lain, sehingga tidak mengakibatkan satu sistem mati secara
keseluruhan.
Ø Mudah
diadaptasi untuk sistem tersebar.
Kelemahan :
Ø Layanan
dilakukan lambat karena harus melalui pertukaran pesan.
Ø Pertukaran
pesan dapat menjadi bottleneck.
E.
Sistem berorientasi Objek
Sisten
operasi merealisasikan layanan sebagai kumpulan proses disebut sistem operasi
bermodel proses. Pendekatan lain implementasi layanan adalah sebagai objek-objek.
Sistem operasu yang distrukturkan menggunakan objek disebut sistem operasi
berorientasi objek. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengadopsi keunggulan
teknologi berorientasi objek.
Pada
sistem yang berorientasi objek, layanan diimplementasikan sebagai kumpulan
objek. Objek mengkapsulkan struktur data dan sekumpulan operasi pada struktur
data itu. Tiap objek diberi tipe yang menandadi properti objek seperti proses,
direktori, berkas, dan sebagainya. Dengan memanggil operasi yang didefinisikan
di objek, data yang dikapsulkan dapat diakses dan dimodifikasi. Model ini
sungguh terstruktur dan memisahkan antara layanan yang disediakan dan implementasinya.
Conoh sistem operasi yang berorientasi objek, antara lain : eden, choices,
x-kernel, medusa, clouds, amoeba, muse, dan sebagainya.
Sistem
operasi MS Windows NT telah mengadopsi beberapa teknologi berorientasi objek
tetapi belum keseluruhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar